Kamis, 10 April 2014

Gadis kuat


Pernah gak kalian berpikir bahwa seseorang yang selama ini begitu kuat karakternya begitu tangguh dan tersentuh adalah orang-orang yang sebenarnya lemah. Kekuatan nya dibangun hanya untuk melindungi sisi terlemah nya. Ketangguhan nya hanya untuk pembuktian diri saja, dan tak tersentuh hanya karena tak ingin tersakiti seperti orang-orang terdekatnya.


Aku tidak tahu pasti dengan para pria, tapi gambaran di atas sering terjadi dengan para perempuan. Awalnya hanya ingin membuat tembok besar untuk perlindungannya saja. Tetapi lama kelamaan menjadi istana buatnya, tempat ternyaman yang sulit dilepaskannya. Dia sulit kembali ke realita, hidup dengan interaksi pada banyak orang terasa asing. Tentunya tembok yang dia buat bukan tembok biasa. Tembok itu dibuat dengan kesungguhan dan perjuangan. Dia harus rela kehilangan masa bermain dan remajanya. Untuk apa ? untuk satu kata, rasa aman.

Ketakutannya mungkin dirasa beberapa orang berlebihan. Tapi baginya memang begitu seharusnya. Tak mau terlalu dekat dengan seorang sahabat karena takut ditinggalkan, takut banyak bermain karena takut terkalahkan dan takut untuk bepergian jauh karena takut gak bisa pulang.

Sebenarnya tak jarang dia merasa kesepian dan ingin hidup normal dan berbaur dengan siapa saja disekitarnya. Tapi lagi-lagi karena pengalaman pahit yang didapatkan semasa kecilnya, dia gak punya pilihan untuk meninggalkan dunia yang dia buat sendiri. Mungkin dia harus menunggu suatu saat akan datang seseorang yang mampu meyakinkannya keluar dari masa-masa emas atau gelapnya.